
Wirausaha Digital
Zaman sudah semakin maju. Hal-hal yang sebelumnya dianggap mustahil bagi manusia untuk diciptakan dan digunakan, kini bukan menjadi hal yang mustahil lagi malahan menjadi hal yang lumrah. Dulu pada abad ke-19 Charles Babbage ingin memecahkan permasalah differensial dan dia mengusulkan untuk membuat mesin. Hal ini menjadi dasar komputer generasi pertama dan generasi-generasi selanjutnya. Tahun 1969 menjadi langkah awal penggunaan internet. Pada saat itu internet hanyalah sebuah jaringan komputer yang dibuat oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang diberi nama ARPANET. Penggunaannya pun hanya sekedar berkomunikasi antar sesama militer Amerika Serikat. Kemudian, pada tahun 1986 ditemukanlah sistem DNS (Domain Name System). Fungsinya adalah menyimpan informasi tentang nama host dalam sebuah basis data tersebar.
Komputer dan internet akhirnya bersatu padu saling melengkapi dan terciptalah dunia digital. Dunia digital adalah dunia dimana manusia dapat saling berkomunikasi sedemikian dekat walaupun saling berjauhan. Dengan munculnya dunia digital, muncullah istilah globalisasi, yaitu proses integrasi internasional yang terjadi karena pertukaran pandangan dunia, produk, pemikiran, bahkan budaya. Di abad ke-21 dunia digital bukan hanya sekedar dunia digital. Dunia digital menjadi realitas kedua umat manusia. Negara-negara di dunia pun menciptakan Polisi Siber untuk menjaga keutuhan dan kestabilitasan masyarakatnya dalam dunia digital.
Munculnya dunia digital mengubah kebiasaan masyarakat dalam membeli barang dan jasa. Masyarakat tidak perlu lagi keluar rumah atau berkeliling sana sini untuk mencari suatu barang. Masyarakat sekarang hanya perlu membukaponsel pintar, pilih aplikasi belanja online, ketik nama barang yang ingin dibeli, dan tekan tombol beli. Benar-benar efektif dan efisien Bahkan bisa dibilang Zero Effort. Pada sudut pandang produsen dan distributor, dengan adanya dunia digital mereka jadi lebih gampang mendapatkan data yang nantinya akan mereka olah menjadi informasi yang berguna bagi kelangsungan bisnis mereka. Pada akhirnya mereka dapat memahami perilaku masyarakat dan membuka peluang besar menjadi Market Leader.
Sistem-sistem didunia sudah berubah dan kegiatan wirausaha konvensional perlahan ditinggalkan. Memasuki era industri 4.0 yang mana dunia digital menjadi tonggak utamanya, seorang wirausahawan harus kreatif dalam memanfaatkan teknologi digital tersebut. Kemudian, muncullah yang namanya Kewirausahaan Digital. Kewirausahaan digital adalah kewirausahaan yang memanfaatkan teknologi digitalisasi informasi dan komunikasi untuk menunjang kegiatan bisnisnya.
Pada era industri 4.0 kewirausahaan digital sangatlah penting. Dilihat dari paragraf sebelumnya, adanya perubahan perilaku konsumen dalam mendapatkan suatu barang dan jasa menjadi tantangan bagi para kaum wirausahawan konvensional. Apabila seorang wirausahawan menolak untuk mengikuti perubahan zaman dan memilih untuk menjalankan bisnis secara konvensional maka suatu saat besar kemungkinan bisnisnya tersebut akan runtuh. Dengan adanya dunia digital, seorang wirausahawan harusnya bisa memanfaatkan peluang dunia digital untuk memperluas bisnisnya tersebut. Pada dunia digital wirausahawan bisa mendapatkan pelanggan lebih banyak, kinerja yang lebih efisien, mengakses informasi pasar yang begitu mudah, dan manajemen bisnis yang lebih akurat. Seorang wirausahawan tidak perlu lagi mengandai-andai yang tidak pasti pada apa yang akan terjadi kedepannya pada usahanya. Dengan teknologi digitalisasi, wirausahawan dapat mengumpulkan data-data yang berhubungan dengan usahanya dan kemudian menyimpulkan apa yang akan terjadi pada usahanya. Tentu data-data yang telah diolah menjadi informasi lebih akurat daripada intuisi semata.
Dilansir dari video yang berjudul “Wirausaha Digital itu keren! #1” dari kanal Youtube “Dedi Purwana Channel,” dijelaskan, bahwasannya untuk mengelola usaha tanpa teknologi informasi sangatlah berat. Didalam video tersebut dibagikan 5 strategi bisnis yang perlu di era digital. Pertama, fokuskan pada kepuasan pelanggan. Pikirkan bagaimana cara agar pelanggan puas dengan barang atau jasa yang kita jual. Kedua, yaitu Omnichannel. Omnichannel adalah suatu cara menghubungkan dunia offline ke dunia online. Ketiga, gunakanlah perangkat lunak untuk mendukung kegiatan bisnis atau mengolah data. Dengan menggunakan perangkat lunak, perusahaan dapat memprediksi kemungkinan akan permintaan suatu barang atau jasa dengan data-data yang dikumpulkan. Ada banyak perangkat lunak untuk menunjang kegiatan bisnis salah satunya SAP Business One dan Odoo. Keempat, perlu adanya Cybersecurity. Hal ini karena suatu waktu komputer bisa saja terkena serangan virus atau ada pesaing yang ingin mencuri data-data yang sudah kita kumpulkan. Kelima, kapabilitas digital. Yaitu bagaimana suatu perusahaan mampu memahami dan menggunakan teknologi digital yang sudah ada.
Masih dilansir dari video “Wirausaha Digital itu keren! #1”, setidaknya ada 4 hal yang perlu diperhatikan untuk masuk ke dunia digital industri. Pertama adalah Mobile internet. Yaitu perhatikan berapa banyak pengguna internet dalam penggunaan peralatan mobile. Kedua, Cloud Technology. Tanpa adanya Cloud Tech, sulit untuk mengontrol perusahaan cabang. Dengan adanya teknologi ini, perusahaan bisa menempatkan program, data, dan informasi pada Cloud Drive tersebut yang nantinya perusahaan cabang lain bisa mengaksesnya. Keempat, Internet of things, yaitu memanfaatkan penggunaan internet untuk mengontrol barang-barang dan pengelolaan data.
Berdasarkan survery pada tahun 2015 oleh Mckinsey & Company, Indonesia menempati posisi harga internet murah kedua di dunia setelah India. Akibatnya, pengguna media sosial di Indonesia sangat besar dan data menyatakan sebesar 78% masyarakat Indonesia melakukan pembelian secara online. Orang Indonesia juga lebih banyak menghabiskan waktunya di media sosial. Harga smartphone di Indonesia juga murah sehingga menyebabkan pengguna internet tadi meningkat. Hal ini tentunya menjadi peluang bagi wirausahawan untuk memfokuskan pemasaran yang lebih gencar di media sosial dibandingkan di dunia nyata.
Jika seseorang berniat untuk menjadi wirausahawan digital dan agar usahanya berjalan dengan baik, maka perlu yang namanya menetapkan langkah awal. Ketika menjalankan bisnis, tentu memiliki target finansial. Yang menjadi pertanyaan, bagaimana cara untuk mencapai target finansial tersebut? Jawabannya, kepuasan pelanggan nomor satu. Pertanyaan lagi, bagaimana cara pelanggan puas terhadap barang/jasa yang ditawarkan? Bagaimana cara membuat pelanggan puas dengan pelayanan kita? Maka langkah awal yang perlu dilakukan adalah segmentasi. Dengan segmentasi kita dapat merencanakan produk dengan lebih baik sehingga dapat memenuhi permintaan pasar. Selain itu, kita dapat menentukan cara promosi yang paling tepat.
Ada setidaknya 10 kompetensi yang diperlukan dalam melakukan kegiatan wirausaha digital. Yang pertama adalah communication. Dengan skill komunikasi yang baik seseorang dapat menyampaikan ide-idenya secara jelas dan mampu bernegosiasi dengan organisasi lain secara baik. Kedua, financial intelligence. Pelajari bagaimana caranya membaca laporan keuangan dan mengendalikan arus kas. Ketiga, brand. Seseorang harusnya memiliki pemikiran mendalam terhadap merk dan jangan menganggap remeh karena merk adalah citra perusahaan. Keempat, marketing. Akan sia-sia jika memiliki produk terbaik didunia tapi tidak ada satupun orang yang tau produk yang dibuat. Belajar juga cara mendapatkan sertifikat-sertifikat manajemen dari google seperti Google Project Management. Kelima, networking. Dengan membuat koneksi dengan wirausahawan lain akan memperluas wawasan seseorang terhadap dunia bisnis. Keenam, automation. Melakukan hal yang sama berulang kali akan mengurangi produktiitas wirausahawan, maka perlu adanya otomatisasi dengan memanfaatkan perangkat lunak. Ketujuh, design. Akan terlihat perbedaan yang kontras desain produk bagus dan produk yang buruk. Banyak wirausahawan terburu-buru masuk pasar sehingga desain terkesan asal-asalan yang malah dapat menjatuhkan citra perusahaan. Kedelapan, analytics. Belajar menganalisa data-data untuk menciptakan informasi yang nantinya akan berguna. Kesembilan, technical. Pemograman merupakan suatu keterampilan penting dalam dunia digital. Akan tetapi, tidak perlu mempelajari semuanya. Cukup pahami algoritma sederhana dan cara berpikir terstruktur untuk memecahkan masalah yang kompleks. Terakhir, learning. Online learning adalah salah satu keterampilan penting di era digital. Pelajari bagaimana konsep-konsep pada dunia digital.
Belajar memahami dunia digital adalah investasi jangka panjang terbaik. Bagaimana tidak, dunia terus berkembang dan dunia digital juga pastinya akan terus berkembang pesat. Dengan memahami dunia digital kita dapat mengetahui apapun yang ingin kita ketahui bahkan informasi bisnis sekalipun.
Setuju sama artikelnya, kerenn 👍
BalasHapusBagus banget artikelnya, manambah wawasan
BalasHapuskeren artikelnya! sangat membantu dan bermanfaat sekali.
BalasHapusbagus artikelnya sangat bermanfaat, mantapp
BalasHapusmantap, sangat informatif
BalasHapusMantappp bermanfaat sekali
BalasHapusMantappp bermanfaat sekali terima kasih
BalasHapusmantap, sangat bermanfaat 👍🏻
BalasHapus